PERMAINAN BALAP KARUNG
(By: Ar-Rahma)
Permainan balap karung adalah salah satu jenis permainan tradisional yang memanfaatkan kelincahan gerak motorik dengan media karung. Permainan ini sangat terkenal dimainkan pada saat hari-hari besar seperti hari proklamasi kemerdekaan. Balap karung merupakan permainan kompetisi antara dua orang atau lebih untuk mencapai kemenangan. Permainan ini biasa dimainkan di area outdoor (luar ruangan) seperti lapangan dan halaman yang cukup luas. Permainan balap karung juga sangat cocok dimainkan oleh laki-laki maupun perempuan baik secara individu atau pun berkelompok. .
Cara memainkannya cukup sederhana yaitu dengan menyiapkan dua buah karung atau lebih (disesuaikan dengan jumlah pemain). Setelah itu para pemain akan menentukan garis batas awal (start) dan garis batas akhir (finish) untuk memulai permainan. Biasanya garis batas awal (start) juga dijadikan garis batas akhir (finish) untuk menentukan pemenang. Hal ini terjadi bila para pemain sepakat untuk memainkan satu kali permainan dengan sistem bolak-balik (start-finish-start) atau estafet (pada permainan kelompok) dalam mencapai kemenangan.
Selanjutnya permainan dimulai dengan memasukkan setengah badan para pemain ke dalam karung yang telah disediakan dan mulai melompat menuju garis batas akhir (finish) setelah aba-aba permainan selesai. Pemenang dalam permainan ini adalah pemain yang pertama kali mencapai garis batas akhir (finish) terlebih dahulu maka dialah yang menang.
Adapun manfaat dari permainan ini antara lain sebagai berikut:
a. Melatih perkembangan motorik (kelincahan, daya tahan dan kecepatan gerak)
b. Melatih kepribadian positif (kerja keras dan sportivitas/menerima hasil pertandingan dengan lapang dada)
c. Melatih sosial (bekerja sama dengan tim/kelompok, sosialisasi dan interaksi dengan teman sepermainan)
d. Menanamkan nilai-nilai moral (menerima perbedaan pendapat, menghargai sesama teman dan menolong sesama teman bila ada yang kesusahan)
e. Menjaga dan mestarikan nilai-nilai budaya bangsa secara turun temurun
Quote of the day: “Sebagai orang dewasa, kita harus memberikan hak dan kesempatan pada anak untuk bermain, mengembangkan diri dan mengenal adat budaya bangsa tempat dia dilahirkan. Sehingga kelak dia ‘kan merasa bangga atas dirinya dan menemukan keindahan adat budaya bangsa yang telah membesarkannya lalu menjaga dan melestarikan nilai luhur yang terkandung dalam setiap sentuhannya” (Ar-Rahma, 29 September 2020).
Referensi:
Mulyani, Novi. 2016. Super Asyik Permainan Tradisional Anak Indonesia. Yogyakarta: Diva Press
Comments
Post a Comment